Ulti Clocks content
Who's Online
Ada 7 tamu online
Login Form



PENGUNJUNG
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini53
mod_vvisit_counterKemarin76
mod_vvisit_counterMinggu ini330
mod_vvisit_counterBulan ini923
mod_vvisit_counterTotal8863
Home

Selamat Datang Di IALHI Website

EMIL SALIM KUNJUNGI DIKLAT IALHI DAN RESTO ORGANIK DI YOGYAKARTA

Prof. Emil Salim Kunjungi Diklat IALHI dan Organic Cafe and Resto di Yogyakarta

Emil berharap terus tingkatkan kualitas SDM profesional. Wujud kongkrit perjuangan lingkungan melalui pangan, sandang dan papan ramah lingkungan sangat strategis untuk perbaiki lingkungan hidup Indonesia.

Pemutakhiran Terakhir ( Senin, 08 Maret 2010 07:03 )

Baca selengkapnya...

 

IALHI Selenggarakan 99 Diklat Lingkungan dan Buka Organic Cafe n Resto di Tahun 2010

Dalam rangka mencegah kerusakan lingkungan, pemanasan global dan perubahan iklim, IALHI menyelenggarakan 99 Diklat di Tahun 2010. Diklat tersebut diselenggarakan terutama untuk memenuhi kebutuhan peningkatan kapasitas Pemda, Akademisi, Dunia Usaha, Perbankan dan Masyarakat. Beberapa jenis Diklat merupakan pendalaman terhadap berbagai instrumen perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sebagaimana dimuat dalam UU 32/2009. Para Pengajarnya tidak perlu diragukan lagi, adalah Para Ahli Lingkungan dari berbagai Perguruan Tinggi terkemuka, diantaranya UGM, ITB, UI, UNAIR, UNDIP, UNS dan juga LIPI, KLH, BATAN serta Ahli-ahli lain dari berbagai institusi yang kompeten.

Salah satu Diklat unggulan IALHI adalah KEPEMIMPINAN LINGKUNGAN (ENVIRONMENTAL LEADERSHIP). Diklat tersebut selain mengasah RASIO kita tentang ilmu lingkungan, juga mengasah NURANI untuk memahami hakikat kehidupan dan keberadaan Sang Maha Pencipta. Selain itu juga diperkaya dengan ilmu Kepemimpinan Sultan Agung (Sang Pencetus Falsafah Luhur Hamemayu Hayuning Bawana), Kepemimpinan Multikultur, Sosiologi Kepemimpinan, sampai dengan dapat mengukur kualitas kepemimpinan Peserta dengan Instrumen EIQ. Di Tahun 2009 yang lalu, Diklat tersebut telah diikuti puluhan Rektor, Pembantu Rektor, Dekan, Dosen, Komisaris Bank, Kepala BLH dan beberapa Pejabat Struktural di Instansi Pemerintah maupun swasta.

Selain Diklat, juga telah dibuka Organic Cafe and Resto (OCR), yang merupakan bentuk perjuangan konkrit dalam membela Petani, Kesehatan dan Lingkungan. Budidaya Pertanian Organik menjadi moment kebangkitan kepedulian lingkungan jilid dua, setelah kebangkitan pertama ketika terjadi bencana DDT, sekitar setengah abad yang lalu. Dalam bulan Maret akan diluncurkan Program Perayaan Ulang Tahun Mencintai Lingkungan (Nature Birthday), Kuliner Sambil Mengenal Alam (Nature Culinary), Nature Outbond dan Ethics Day. Program ini selain bertujuan membudayakan pangan sehat juga membangun kembali kepedulian lingkungan kepada generasi penerus.

Berbagai program dan kegiatan tersebut dilandasi pemikiran untuk berbuat lebih dari biasa dalam mencegah bencana lingkungan yang semakin nyata mengancam kehidupan. Segala jenis pendapatan finansial dari program dan kegiatan tersebut dipergunakan untuk mengembangkan gerakan kepedulian lingkungan secara profesional.

Bagi para calon pejuang lingkungan dipersilakan untuk mengikuti Diklat IALHI dan/atau sambil menikmati makanan sehat di Organic Cafe and Resto, yang bertempat di Lpp Garden Hotel Yogyakarta (100 m Timur Ambarukmo Plaza), Telp 0274 8334551, Faks 0274 8334552.

Kalender Diklat dapat di Klik di "Baca Selengkapnya" di bawah ini:

 

Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 04 Maret 2010 18:08 )

Baca selengkapnya...

 

Bumi Menangis














NORDAUSTLANDET, KOMPAS.com-
Sekilas gletser itu seperti gletser lain di kutub utara yang beku. Namun dalam pengamatan lebih dekat, sebuah wajah pedih terlukis pada dinding es yang meleleh, yang tampak tengah menangis dan mengalirkan sungai air mata.

Citra "Ibu Bumi' yang sedang sedih terlihat oleh penduduk setempat selama proses pencairan, dengan es yang meleleh dan salju jatuh ke laut di bawahnya.

Gambar menarik pada lapisan es Austfonna yang terletak di Nordaustlandet di Kepulauan Svalbard, Norwegia itu hampir pasti akan digunakan para aktivis lingkungan untuk melakukan protes terkait perubahan iklim. Kenaikan muka laut yang disebabkan es yang meleleh merupakan salah satu kekuatiran utama dari dampak pemanasan global. Para ahli telah mengingatkan bahwa negara-negara yang berada di dataran rendah akan berada di bawah permukaan air.

Gambar Ibu Bumi yang menangis itu diambil seorang fotografer angkatan laut dan dosen lingkungan hidup Michael Nolan dalam sebuah pelayaran tahunan untuk mengamati gletser tersebut dan kehidupan liar di sekitarnya.

Pemutakhiran Terakhir ( Sabtu, 03 Oktober 2009 08:02 )

Baca selengkapnya...

 

Membumikan Undang-Undang Lingkungan Hidup

Oleh:
Tasdyanto Rohadi

 

Survei terhadap tingkat pemahaman UU 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup yang sudah berlaku lebih dari 10 tahun menunjukkan 15 % masyarakat sebuah kota memahami UU tersebut dengan baik. Sebagian besar lagi, yaitu 25 % mengetahui judul tanpa mengetahui substansi pengaturan dengan baik. Yang menyedihkan adalah, sisanya, 60 % masyarakat kota tersebut tidak mengetahui judul dan substansi pengaturan dengan baik.

Survei yang dilakukan Ikatan Ahli Lingkungan Hidup Indonesia (IALHI) pada tahun 2009 tersebut menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat Indonesia terhadap Undang-undang Lingkungan Hidup sangat rendah. Lantas bagaimana dengan jumlah Undang-undang yang semakin bertambah banyak karena terus diproduksi oleh DPR dan Pemerintah RI ? Logika yang bisa dipakai adalah tentunya masyarakat semakin sulit dan rumit memahami seluruh Undang-undang tersebut.

Pemutakhiran Terakhir ( Jumat, 19 Pebruari 2010 21:17 )

Baca selengkapnya...

 

Undang undang PPLH

Materi UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 32  TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP sudah dapat didownload dari website IALHI.

Silahkan download dari menu Interaktif=>Download.

Pemutakhiran Terakhir ( Kamis, 15 Oktober 2009 07:00 )